News
Kita sering melihat melihat banyak challenge atau tantangan yang ramai di media sosial dan mejadi viral, begitu juga dengan tantangan yang baru-baru ini menjadi viral yaitu SKIP CHALLENGE, atau di Amerika serikat di sebut juga PASS OUT CHALLENGE DAN CHOKING GAME.
Tantangan yang banyak diikuti para remaja ini bukanlah hal yang menyenangkan. setidaknya ada beberapa fakta skip challenge yang harus kita ketahui :
Awal Mulanya Skip Challenge.
skip challenge sudah dikenal di Amerika serikat sejak tahun 1934, dalam tantangan ini peserta ditekan dadanya sekeras mungkin selama beberapa waktu. Psikolog Indonesia Tika Bisono mengatakan remaja melakukan ini merupakan bagian sebuah proses pencarian identitas diri, masalahnya seringkali wacana tidak sampai ke anak remaja secara utuh, bahaya atau tidak, sehat atau tidak dan lain sebagainya akhirnya proses coba-coba ini seringkali membahayakan dirinya sendiri.
Dilakukan Oleh Anak Muda Yang Cerdas.
Lembaga amal di Amerika Serikat mengungkapkan , tantangan ini biasanya dilakukan anak antara usia 9-16 tahun yang rata-rata cerdas dan berprestasi, bukan mereka yang merupakan pecandu alkohol dan narkotika.
Psikolog Ema Sitrond mengatakan skip challenge merupakan permain menjajal keberanian tanpa mereka berpikir apa akibat dari permainan mereka.
Otak Akan Kekurangan Oksigen
Tantangan ini sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan pingsan otak akan kekurangan oksigen, kejang-kejang, kerusakan otak dan bahkan kematian.
menurut dokter yang memberikan penjelasan saat melakukan tantangan ini mereka menghentikankan otot dada yang bergerak sehinggak tidak ada oksigen yang masuk kedalam otak, lalu setelah itu dapat memicu kejang bahkan kematian.
Dengan menghambat oksigen ke otak peserta dapat merasakan hiuporia sebagian menganggap ini uji nyali , tapi permainan ini dapat menyebabkan kematian.
Mirip Bengan Serangan Jantung
Keadaan dimana otak kekurangan oksigen dan hilang kesadaran dalam beberapa saat mirip dengan keadaan seorang yang tenggelam, tersedak, atau serangan jantung. tantangan ini akan berakibat fatal jika berlansung selama lebih dari 5 menit. Meski kesadaran kita bisa kembali, namun dalam beberpa situasi tertentuu kerja jantung dalam memompa oksigen jadi lebih sulit.
Banyak Korban Meninggal
Tantangan ini bukan hal baru di amerika serikat dan telah memakan banyak korban, salah satunya adalah salah satu remaja asal calofornia amerika serikat bernama David Nuno, dia melihat tantangan skip challenge ini yang sedang ramai di sosial media dan mencobanyanya utnuk pertama kali.
tantangan yang awalnya hanya keisengan ini berakibat fatal. David meninggal karena kekurangan oksigen.
Sejak tahun 1934 lebih dari 900 orang mati di penjuru dunia akibat skip challenge itu hanya yang terdeteksi, banyak kematian akibat tantangan ini tidak terdeteksi karena di laporkan sebagai bunuh diri.
skip challeng semakin populer karena internet , CDC ( Centers for Disease Control ) melaporkan akibat tantangan ini dari tahun 1995-2007 sudah terdapat 82 orang meninggal yang berusia dibawah 18 tahun.
pada 2015 lembaga a,al amerika serikat G.A.S.P ( games adolescent shouldn't play ) menemukan 672 orang meninggal akibat choking game atau skip challenge ini. angka itu lebih besar 2x lipat dari 10 tahun belakangan.
berbagai lembaga survei menemukan 5 dari 10 remaja memainkan skip challenge.
pada tahun 2016 mereka memperkirakan sekitar 1000- 2600 anak meniggal akibat bermain choking game atau skip challenge. Dari laporan ini kita seharusnya kita telah mampu untuk mengerti kalau tantangan ini sangatlah berbahaya.
BAHAYA BERMAIN SKIP CHALLENGE
Kita sering melihat melihat banyak challenge atau tantangan yang ramai di media sosial dan mejadi viral, begitu juga dengan tantangan yang baru-baru ini menjadi viral yaitu SKIP CHALLENGE, atau di Amerika serikat di sebut juga PASS OUT CHALLENGE DAN CHOKING GAME.
Tantangan yang banyak diikuti para remaja ini bukanlah hal yang menyenangkan. setidaknya ada beberapa fakta skip challenge yang harus kita ketahui :
Awal Mulanya Skip Challenge.
skip challenge sudah dikenal di Amerika serikat sejak tahun 1934, dalam tantangan ini peserta ditekan dadanya sekeras mungkin selama beberapa waktu. Psikolog Indonesia Tika Bisono mengatakan remaja melakukan ini merupakan bagian sebuah proses pencarian identitas diri, masalahnya seringkali wacana tidak sampai ke anak remaja secara utuh, bahaya atau tidak, sehat atau tidak dan lain sebagainya akhirnya proses coba-coba ini seringkali membahayakan dirinya sendiri.
Dilakukan Oleh Anak Muda Yang Cerdas.
Lembaga amal di Amerika Serikat mengungkapkan , tantangan ini biasanya dilakukan anak antara usia 9-16 tahun yang rata-rata cerdas dan berprestasi, bukan mereka yang merupakan pecandu alkohol dan narkotika.
Psikolog Ema Sitrond mengatakan skip challenge merupakan permain menjajal keberanian tanpa mereka berpikir apa akibat dari permainan mereka.
Otak Akan Kekurangan Oksigen
Tantangan ini sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan pingsan otak akan kekurangan oksigen, kejang-kejang, kerusakan otak dan bahkan kematian.
menurut dokter yang memberikan penjelasan saat melakukan tantangan ini mereka menghentikankan otot dada yang bergerak sehinggak tidak ada oksigen yang masuk kedalam otak, lalu setelah itu dapat memicu kejang bahkan kematian.
Dengan menghambat oksigen ke otak peserta dapat merasakan hiuporia sebagian menganggap ini uji nyali , tapi permainan ini dapat menyebabkan kematian.
Mirip Bengan Serangan Jantung
Keadaan dimana otak kekurangan oksigen dan hilang kesadaran dalam beberapa saat mirip dengan keadaan seorang yang tenggelam, tersedak, atau serangan jantung. tantangan ini akan berakibat fatal jika berlansung selama lebih dari 5 menit. Meski kesadaran kita bisa kembali, namun dalam beberpa situasi tertentuu kerja jantung dalam memompa oksigen jadi lebih sulit.
Banyak Korban Meninggal
Tantangan ini bukan hal baru di amerika serikat dan telah memakan banyak korban, salah satunya adalah salah satu remaja asal calofornia amerika serikat bernama David Nuno, dia melihat tantangan skip challenge ini yang sedang ramai di sosial media dan mencobanyanya utnuk pertama kali.
tantangan yang awalnya hanya keisengan ini berakibat fatal. David meninggal karena kekurangan oksigen.
Sejak tahun 1934 lebih dari 900 orang mati di penjuru dunia akibat skip challenge itu hanya yang terdeteksi, banyak kematian akibat tantangan ini tidak terdeteksi karena di laporkan sebagai bunuh diri.
skip challeng semakin populer karena internet , CDC ( Centers for Disease Control ) melaporkan akibat tantangan ini dari tahun 1995-2007 sudah terdapat 82 orang meninggal yang berusia dibawah 18 tahun.
pada 2015 lembaga a,al amerika serikat G.A.S.P ( games adolescent shouldn't play ) menemukan 672 orang meninggal akibat choking game atau skip challenge ini. angka itu lebih besar 2x lipat dari 10 tahun belakangan.
berbagai lembaga survei menemukan 5 dari 10 remaja memainkan skip challenge.
pada tahun 2016 mereka memperkirakan sekitar 1000- 2600 anak meniggal akibat bermain choking game atau skip challenge. Dari laporan ini kita seharusnya kita telah mampu untuk mengerti kalau tantangan ini sangatlah berbahaya.

0 komentar:
Post a Comment
berkomntar lah dengan sopan dan nyaman